<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Dunia Kampus Arsip - Kabar Today</title>
	<atom:link href="https://kabartoday.co/kategori/dunia-kampus/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabartoday.co/kategori/dunia-kampus/</link>
	<description>Tegas dan Lugas</description>
	<lastBuildDate>Wed, 02 Sep 2026 01:30:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://kabartoday.co/go/wp-content/uploads/2026/08/cropped-logo-32x32.jpg</url>
	<title>Dunia Kampus Arsip - Kabar Today</title>
	<link>https://kabartoday.co/kategori/dunia-kampus/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dua Dekade Perjalanan Studi Korea di Universitas Indonesia: Memperkuat Kolaborasi Akademik, Budaya, dan Industri Menuju Masa Depan</title>
		<link>https://kabartoday.co/dua-dekade-perjalanan-studi-korea-di-universitas-indonesia-memperkuat-kolaborasi-akademik-budaya-dan-industri-menuju-masa-depan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Sep 2026 01:30:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Dunia Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[FIB UI]]></category>
		<category><![CDATA[UI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabartoday.co/?p=103388</guid>

					<description><![CDATA[<p>Perayaan 20 Tahun Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Korea FIB UI Menghadirkan Seminar Nasional, Sesi Berbagi Alumni, dan Sinergi Lintas Sektor untuk Penguatan Hubungan Indonesia–Korea.</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co/dua-dekade-perjalanan-studi-korea-di-universitas-indonesia-memperkuat-kolaborasi-akademik-budaya-dan-industri-menuju-masa-depan/">Dua Dekade Perjalanan Studi Korea di Universitas Indonesia: Memperkuat Kolaborasi Akademik, Budaya, dan Industri Menuju Masa Depan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co">Kabar Today</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><em>Perayaan 20 Tahun Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Korea FIB UI Menghadirkan Seminar Nasional, Sesi Berbagi Alumni, dan Sinergi Lintas Sektor untuk Penguatan Hubungan Indonesia–Korea.</em></p></blockquote>
<p><strong>DEPOK</strong> – Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Korea, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia (FIB UI) merayakan hari jadinya yang ke-20 dengan menyelenggarakan rangkaian kegiatan akademik dan kebudayaan di Auditorium Gedung 1, FIB UI, Depok. Mengusung tema besar &#8220;함께한 20년, 함께할 미래&#8221; (20 Tahun Bersama, Masa Depan Bersama) atau &#8220;20 Years of Korean Studies in Indonesia: Reflection and Future Collaboration&#8221;, acara ini mempertemukan akademisi, mahasiswa, puluhan generasi alumni, serta mitra strategis nasional maupun internasional untuk berefleksi sekaligus menyusun langkah inovatif ke depan.</p>
<p>Sejak didirikan pada 16 Agustus 2006, program studi ini telah menjadi salah satu pelopor pendidikan dan pengembangan kajian bahasa, sastra, dan budaya Korea di Indonesia. Dalam pidato kuncinya, Dekan FIB UI, Bapak Dr. Untung Yuwono, S.S., menyampaikan apresiasi mendalam terhadap perkembangan pesat studi Korea di lingkungan kampus. Beliau menekankan bahwa perayaan ini merupakan perayaan atas sebuah perjalanan bersama yang melibatkan dosen, mahasiswa, alumni, dan mitra.</p>
<p>&#8220;Ketika prodi ini didirikan pada 2006, konteks hubungan bilateral Indonesia dan Korea sangat dipengaruhi oleh transformasi ekonomi dan <a href="https://kabartoday.co/kemnaker-dan-pt-pkss-perluas-akses-kesempatan-kerja/">industri</a> Korea Selatan yang luar biasa. Dua puluh tahun kemudian, hari ini kita menyaksikan Korea Selatan telah bertransformasi menjadi kekuatan budaya global. Keputusan FIB UI dua dekade lalu untuk mengembangkan studi Korea terbukti sebagai investasi akademik jangka panjang yang sangat tepat. Kami tidak sekadar mengantisipasi Korean Wave, melainkan membangun kapasitas akademik yang kritis, akademis, dan kontekstual.&#8221;</p>
<p>Hubungan erat antara dunia akademis dan dunia usaha juga tercermin dalam sambutan hangat para mitra internasional. Bapak Lee Kang Hyun, President of Korean Chamber of Commerce and Industry in Indonesia (KOCHAM Indonesia), menyatakan bahwa <a href="https://kabartoday.co/kemnaker-dan-pt-pkss-perluas-akses-kesempatan-kerja/">kerja</a> sama pendidikan dan industri sangat penting karena lulusan yang memiliki pemahaman mendalam tentang bahasa dan budaya Korea merupakan aset berharga bagi ratusan perusahaan Korea yang beroperasi di Indonesia. Sementara itu, Director of Korea Foundation Jakarta Office, Bapak Lee Sang Hoon, menggarisbawahi peran alumni dan mahasiswa sebagai jembatan hidup (living bridges) yang mempererat rasa saling pengertian dan persahabatan antarmasyarakat kedua negara.</p>
<p>Ketua Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Korea FIB UI, Ibu Euis Sulastri, S.Hum., M.A., Ph.D., merefleksikan bagaimana prodi ini dirintis dengan keterbatasan pengajar lokal hingga akhirnya berkembang pesat seperti sekarang. Beliau memaparkan bahwa prodi saat ini telah diperkuat by 9 dosen tetap, dengan 8 di antaranya telah bergelar doktor, serta didukung oleh 4 dosen kontrak (PKWT). Kemajuan kelembagaan ini menjadi modal utama prodi untuk bertumbuh semakin solid, unggul, dan relevan dengan dinamika global.</p>
<p><strong>Menghadirkan Perspektif Baru: Seminar Akademik Nasional</strong></p>
<p>Perayaan dua dekade ini tidak hanya diisi dengan seremoni pemotongan tumpeng, tetapi juga diisi dengan Seminar Akademik yang menghadirkan pembicara dari berbagai universitas terkemuka di Indonesia. Seminar dibagi menjadi dua sesi utama:</p>
<p>Sesi 1 (Linguistik, Pengajaran, dan Penerjemahan): Menghadirkan Achmad Rio Dessiar, Ph.D. (UGM) yang membahas perkembangan kecerdasan buatan (AI) dalam teknologi penerjemahan; Fitri Meutia, Ph.D. (UNAS) yang mengenalkan model integrasi AI (seperti ChatGPT dan Gemini) pada pembelajaran bahasa Korea menengah; serta Risa Triarisanti, S.Pd., M.Pd. (UPI) yang membagikan capaian dan kolaborasi kelembagaan selama sebelas tahun pendidikan bahasa Korea di UPI. Sesi ini dimoderatori oleh Dr. Fadhila Hasby, M.A.</p>
<p>Sesi 2 (Kajian Studi Korea): Menampilkan Getar Hati, Ph.D. (FISIP UI) yang membagikan pengalamannya dalam membangun platform Korea-Indonesia Connection (KIC); Dian Novikrisna, S.Sos., M.I.S. (BINUS University) yang mengulas posisi diplomatik Korea Selatan sebagai kekuatan menengah (middle power); serta Euis Sulastri, Ph.D. (UI) yang memaparkan langkah strategis pengembangan jejaring kemitraan akademik nasional dan internasional. Sesi ini dimoderatori oleh Dr. Rostineu, M.A.</p>
<p><strong>Inspirasi dari Alumni: Menjembatani Kampus dan Dunia Kerja</strong></p>
<p>Sesi siang diisi dengan Talkshow Alumni bertema &#8220;Jejak Lulusan Studi Korea: Dari Kampus ke Dunia Profesional&#8221; yang dimoderatori oleh Eva Latifah, Ph.D. Sesi interaktif ini menghadirkan tiga alumni sukses dari latar belakang industri yang berbeda, yaitu Silvi Fitri Ayu (Angkatan 2006, Tenaga Ahli Komisi II DPR RI &amp; Analis Kebijakan Badan Supervisi Lembaga Penjamin Simpanan), Tania Triputri (Angkatan 2009, Pendiri dan Direktur TNT Translation), serta Vania Istamitra (Angkatan 2019, Head of Business Support di VIUUM Eyewear). Para alumni berbagi kisah perjalanan karier, tantangan profesional, serta bagaimana pemahaman bahasa dan budaya yang mereka dapatkan di FIB UI terbukti membuka peluang luar biasa di berbagai sektor strategis.</p>
<p>Dengan terselenggaranya perayaan 20 tahun ini, Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Korea FIB UI menegaskan komitmennya untuk terus menjadi pusat pengembangan studi Korea terkemuka di Indonesia, menguatkan jejaring alumni lintas 20 angkatan, serta membuka seluas-luasnya kolaborasi inovatif baru demi kemajuan bangsa dan eratnya kemitraan strategis antara Indonesia dan Korea Selatan. [Red]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co/dua-dekade-perjalanan-studi-korea-di-universitas-indonesia-memperkuat-kolaborasi-akademik-budaya-dan-industri-menuju-masa-depan/">Dua Dekade Perjalanan Studi Korea di Universitas Indonesia: Memperkuat Kolaborasi Akademik, Budaya, dan Industri Menuju Masa Depan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co">Kabar Today</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://res.cloudinary.com/uttpsgry/images/f_webp,q_auto:low/v1788312325/IMG-20260902-WA0002/IMG-20260902-WA0002.jpg?_i=AA" medium="image"></media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sofyan Firdaus Raih Lencana Melati, WPO Apresiasi 30 Tahun Pengabdian di Pramuka</title>
		<link>https://kabartoday.co/sofyan-firdaus-raih-lencana-melati-wpo-apresiasi-30-tahun-pengabdian-di-pramuka/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 04:12:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Dunia Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Pramuka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabartoday.co/?p=103363</guid>

					<description><![CDATA[<p>BANDUNG – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh salah satu pembina Pramuka terbaik di Jawa Barat. Sofyan Firdaus, S.T. Aparatur Sipil Negara di Kodiklat TNI AD, resmi menerima penghargaan tertinggi Lencana...</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co/sofyan-firdaus-raih-lencana-melati-wpo-apresiasi-30-tahun-pengabdian-di-pramuka/">Sofyan Firdaus Raih Lencana Melati, WPO Apresiasi 30 Tahun Pengabdian di Pramuka</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co">Kabar Today</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BANDUNG – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh salah satu pembina Pramuka terbaik di Jawa Barat. Sofyan Firdaus, S.T. Aparatur Sipil Negara di Kodiklat TNI AD, resmi menerima penghargaan tertinggi Lencana Melati dalam kegiatan kepramukaan di Wilayah Kabupaten Bandung.</p>
<p>Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi beliau yang telah lebih dari 30 tahun mengabdi di Gerakan Pramuka. Konsistensi dan keteladanan beliau menjadikannya panutan bagi para pembina dan peserta didik.</p>
<p>Saat ini,  Sofyan Firdaus aktif sebagai Pembina Pramuka di SMP Penida, SMK Penida, dan SMA Angkasa Lanud Sulaiman. Di sela kesibukannya sebagai ASN, beliau terus berkomitmen membina karakter generasi muda yang disiplin, berintegritas, dan berjiwa kebangsaan.</p>
<p>Dalam kesempatan yang sama, President World Peace Organization (WPO) Prof. Dr. H. Bambang Herry Purnomo, S.H., M.H. beserta seluruh jajaran pengurus turut memberikan ucapan selamat dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Kak Sofyan Firdaus atas raihan Lencana Melati tersebut.</p>
<p>&#8220;Kami dari World Peace Organization menyampaikan selamat kepada Kak Sofyan Firdaus. Pengabdian 30 tahun di Pramuka adalah bukti nyata membangun perdamaian melalui pendidikan karakter. WPO mendukung penuh setiap upaya yang menguatkan nilai-nilai kepanduan di Indonesia,&#8221; ujar perwakilan WPO Jawa Barat.</p>
<p>Sofyan Firdaus juga dikenal sebagai mentor dari H.E. Arya Sukma Bayanata, Regional Director for World Peace Organization West Java Region. Sinergi antara dunia Pramuka dan organisasi perdamaian internasional ini diharapkan dapat semakin memperkuat pembinaan generasi muda di Kabupaten Bandung dan sekitarnya.</p>
<p>Penganugerahan Lencana Melati ini diharapkan menjadi motivasi bagi para pembina Pramuka lainnya untuk terus berkarya dan mengabdi demi kemajuan bangsa.</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co/sofyan-firdaus-raih-lencana-melati-wpo-apresiasi-30-tahun-pengabdian-di-pramuka/">Sofyan Firdaus Raih Lencana Melati, WPO Apresiasi 30 Tahun Pengabdian di Pramuka</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co">Kabar Today</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://majalahekonomi.com/go/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260901-WA0008_copy_944x770.jpg" medium="image"></media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Melalui C-Hub, FIB UI Dorong Kemitraan Strategis Universitas dan Media</title>
		<link>https://kabartoday.co/melalui-c-hub-fib-ui-dorong-kemitraan-strategis-universitas-dan-media/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Aug 2026 04:52:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Dunia Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[FIB UI]]></category>
		<category><![CDATA[UI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabartoday.co/?p=103269</guid>

					<description><![CDATA[<p>FIB UI mendorong penguatan kemitraan antara perguruan tinggi dan media melalui pengembangan Connectivity Hub (C-Hub).</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co/melalui-c-hub-fib-ui-dorong-kemitraan-strategis-universitas-dan-media/">Melalui C-Hub, FIB UI Dorong Kemitraan Strategis Universitas dan Media</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co">Kabar Today</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>DEPOK</b> &#8211; Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (FIB UI) mendorong penguatan kemitraan antara perguruan tinggi dan media melalui pengembangan Connectivity Hub (C-Hub).</p>
<p>Upaya tersebut menjadi salah satu fokus The 8th University, Government, Industry, and Community (UGIC) Forum bertajuk “Strengthening University-Media Partnerships for the C-Hub Initiative” yang digelar Kamis (27/8) di Gedung ITTC UI, Depok.</p>
<p>Forum UGIC merupakan wadah kolaborasi antara universitas, pemerintah, <a href="https://kabartoday.co/kemnaker-dan-pt-pkss-perluas-akses-kesempatan-kerja/">industri</a>, dan masyarakat yang dikembangkan untuk mempertemukan berbagai perspektif dalam menjawab kebutuhan publik.</p>
<p>Pada penyelenggaraan kedelapan ini, perhatian secara khusus diarahkan pada penguatan keterlibatan sektor industri dan komunitas, terutama pers dan jejaring media sebagai mitra strategis FIB UI dan Universitas Indonesia.</p>
<p>Pembahasan tersebut menjadi semakin relevan seiring pengembangan Connectivity Hub (C-Hub), sebuah infrastruktur inovatif yang dirancang untuk menjembatani kepakaran akademik dengan kebutuhan masyarakat dan industri.</p>
<p>Melalui C-Hub, pengetahuan dan hasil riset perguruan tinggi diharapkan tidak berhenti di lingkungan akademik, tetapi dapat diterjemahkan menjadi pengetahuan publik yang lebih mudah diakses dan memberikan dampak lebih luas.</p>
<p>Eva Latifah, Ph.D., PIC UGIC C-Hub FIB UI sekaligus penanggung jawab kegiatan, menjelaskan bahwa keterlibatan media menjadi bagian penting dalam pengembangan ekosistem C-Hub.</p>
<p>“Kami ingin C-Hub menjadi ruang yang mempertemukan pengetahuan akademik dengan kebutuhan masyarakat. Dalam proses itu, media bukan hanya menjadi saluran untuk menyampaikan informasi, tetapi mitra strategis yang membantu pengetahuan dari universitas menjadi lebih relevan, mudah dipahami, dan dapat menjangkau publik yang lebih luas,” ujar Eva.</p>
<p>Melalui forum ini, FIB UI juga membuka ruang untuk mendapatkan masukan langsung dari praktisi media, baik dari media cetak, daring, maupun penyiaran.</p>
<p>Dialog tersebut diharapkan dapat menjadi fondasi bagi model kemitraan universitas-media yang bersifat timbal balik: perguruan tinggi menyediakan kepakaran dan sumber pengetahuan yang kredibel, sementara media membantu menerjemahkan serta memperluas jangkauan pengetahuan tersebut kepada publik.</p>
<p><strong>Memahami Cara <a href="https://kabartoday.co/kemnaker-dan-pt-pkss-perluas-akses-kesempatan-kerja/">Kerja</a> Media di Era Digital</strong></p>
<p>Dalam paparannya mengenai “How to Engaged with Media”, M. Syakur Usman, S.S. mengangkat perubahan lanskap media dan pola konsumsi informasi masyarakat di era digital. Syakur, yang saat ini menjabat sebagai Chief Editor Getpost.id dan memiliki pengalaman lebih dari dua dekade di berbagai media, menekankan pentingnya institusi memahami kebutuhan dan dinamika kerja media sebelum membangun kemitraan.</p>
<p>Kondisi tersebut berlangsung bersamaan dengan disrupsi digital dan semakin besarnya pengaruh media sosial terhadap distribusi informasi. Perspektif tersebut sejalan dengan arah pengembangan C-Hub yang tidak menempatkan media semata-mata sebagai kanal publikasi, tetapi sebagai mitra dalam ekosistem produksi dan distribusi pengetahuan.</p>
<p>Kolaborasi yang dibangun diharapkan memungkinkan akademisi memahami kebutuhan publik melalui perspektif media, sekaligus memberikan akses yang lebih baik bagi media terhadap pengetahuan, penelitian, dan kepakaran yang dimiliki universitas.</p>
<p>Syakur juga menekankan bahwa membangun hubungan dengan media membutuhkan komunikasi yang berkelanjutan. Institusi perlu memahami kebutuhan jurnalis dan kebijakan redaksi, sekaligus memastikan informasi yang disampaikan memiliki nilai berita.</p>
<p>Relasi yang positif dengan jurnalis, dukungan press release dan press kit yang memadai, serta media gathering dapat menjadi bagian dari upaya membangun kemitraan tersebut.</p>
<p><strong>Dari Publikasi Menuju Kemitraan Strategis</strong></p>
<p>Sementara itu, Emir Chairullah, Ph.D., dalam paparannya “How Universities Engage with Media and Corporations”, membawa diskusi lebih jauh dengan melihat keterlibatan media dan korporasi sebagai bagian dari kemitraan strategis universitas untuk mendukung pendidikan, penelitian, dan inovasi.</p>
<p>Dalam hubungannya dengan media, universitas memiliki berbagai bentuk keterlibatan yang dapat dikembangkan, tidak terbatas pada siaran pers.</p>
<p>Kolaborasi dapat mencakup media briefing, penyediaan komentar ahli untuk pemberitaan, komunikasi melalui media sosial, diseminasi hasil penelitian, hingga kampanye edukasi publik.</p>
<p>Menurut Emir, keterlibatan eksternal dapat memperluas visibilitas dan dampak penelitian universitas sekaligus membuka peluang pendanaan, inovasi, serta meningkatkan daya serap lulusan.</p>
<p>Pada saat yang sama, media dan perusahaan memperoleh akses terhadap kepakaran akademik, dukungan inovasi, dan talenta dari lingkungan universitas.</p>
<p>Karena itu, kemitraan yang kuat membutuhkan perjanjian yang transparan, strategi komunikasi yang jelas, penciptaan nilai bersama, tata kelola dan kepatuhan yang etis, serta evaluasi dampak secara berkala.</p>
<p>Prinsip-prinsip tersebut menjadi penting agar hubungan universitas, media, dan industri tidak bersifat transaksional, tetapi mampu menghasilkan manfaat yang berkelanjutan bagi seluruh pihak.</p>
<p>Melalui The 8th UGIC Forum, FIB UI berharap dapat merumuskan langkah-langkah kolaboratif yang lebih konkret bersama jejaring media untuk mendukung pengembangan C-Hub.</p>
<p>Ke depan, kemitraan tersebut diharapkan dapat memperkuat posisi universitas sebagai sumber pengetahuan yang kredibel sekaligus memastikan hasil penelitian dan kepakaran akademik dapat menjangkau masyarakat dalam bentuk yang relevan, mudah dipahami, dan memiliki dampak nyata.</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co/melalui-c-hub-fib-ui-dorong-kemitraan-strategis-universitas-dan-media/">Melalui C-Hub, FIB UI Dorong Kemitraan Strategis Universitas dan Media</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co">Kabar Today</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://res.cloudinary.com/uttpsgry/images/f_webp,q_auto:low/v1787892717/IMG-20260828-WA0005_copy_3328x2495_copy_832x623/IMG-20260828-WA0005_copy_3328x2495_copy_832x623.jpg?_i=AA" medium="image"></media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Wisuda V STIQ Ar-Rahman, Bachtiar Nasir Gagas Al-Qur’an sebagai Operating System Kehidupan</title>
		<link>https://kabartoday.co/wisuda-v-stiq-ar-rahman-bachtiar-nasir-gagas-al-quran-sebagai-operating-system-kehidupan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Aug 2026 07:15:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Dunia Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Bachtiar Nasir]]></category>
		<category><![CDATA[STIQ Ar-Rahman]]></category>
		<category><![CDATA[UBN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabartoday.co/?p=103248</guid>

					<description><![CDATA[<p>BOGOR &#8211; Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Ar-Rahman menggelar Wisuda Sarjana Ke-V dan Kuliah Kehormatan di Aula Kampus STIQ Ar-Rahman, Jonggol, Bogor, Rabu (26/8/2026). Wisuda yang bertepatan dengan 13 Rabiul...</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co/wisuda-v-stiq-ar-rahman-bachtiar-nasir-gagas-al-quran-sebagai-operating-system-kehidupan/">Wisuda V STIQ Ar-Rahman, Bachtiar Nasir Gagas Al-Qur’an sebagai Operating System Kehidupan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co">Kabar Today</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="https://kabartoday.co/dua-gempa-guncang-bogor-kamis-siang/">BOGOR</a></strong> &#8211; Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Ar-Rahman menggelar Wisuda Sarjana Ke-V dan Kuliah Kehormatan di Aula Kampus STIQ Ar-Rahman, Jonggol, Bogor, Rabu (26/8/2026).</p>
<p>Wisuda yang bertepatan dengan 13 Rabiul Awal 1448 H itu mengusung tema “The Qur’an as the Operating System for Life: Dari Pengetahuan Qur’ani Menuju Kontribusi yang Bermakna.”</p>
<p>Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi para wisudawan untuk melanjutkan perjalanan akademik menuju pengabdian kepada masyarakat dengan menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan.</p>
<p>Salah satu agenda utama ialah Kuliah Kehormatan yang disampaikan Pimpinan YPPI AQL dan STIQ Ar-Rahman, Dr. (H.C.) K.H. Bachtiar Nasir, Lc., M.M. Kuliah tersebut mengangkat tema “Al-Qur’an sebagai Operating System Peradaban: Dari Tadabbur Menuju Transformasi.”</p>
<p>Bachtiar mengatakan, tingginya interaksi umat Islam dengan Al-Qur’an belum selalu berbanding lurus dengan perubahan karakter, pengambilan keputusan, dan tatanan sosial.</p>
<p>Menurut dia, tantangannya bukan semata akses terhadap Al-Qur’an, melainkan bagaimana pemahaman terhadap ayat dapat melahirkan hidayah dan diterjemahkan menjadi amal yang konsisten.</p>
<p>“Al-Qur’an sebagai operating system kehidupan” ditawarkan sebagai kerangka untuk menempatkan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai sistem kendali dalam mengambil keputusan, melakukan evaluasi diri, dan membangun kebiasaan seorang Muslim.</p>
<p>Bachtiar juga memperkenalkan konsep Predictive Tadabbur. Konsep ini merupakan upaya membaca ayat Al-Qur’an untuk menakar konsekuensi dari pilihan hidup berdasarkan pola sebab-akibat yang dijelaskan wahyu, tanpa mengklaim mengetahui perkara gaib.</p>
<p>Ia menegaskan, gagasan tersebut masih terbuka untuk dikaji, dikoreksi, dan diuji secara akademik. Karena itu, ia mengundang para akademisi untuk menelaah metodologi Tadabbur dan Hidayah Al-Qur’an agar dapat dikembangkan secara ilmiah.</p>
<h3>Didin Dorong Doctor by Research</h3>
<p>Guru Besar Universitas Ibn Khaldun Bogor, Prof. Dr. K.H. Didin Hafidhuddin, M.S., turut memberikan perhatian terhadap pengembangan pemikiran Bachtiar Nasir.</p>
<p>Didin mendorong Bachtiar melanjutkan pengembangan gagasannya melalui program doktor berbasis riset (Doctor by Research) di Universitas Ibn Khaldun Bogor.</p>
<p>Menurutnya, pengalaman Bachtiar dalam dakwah, pengembangan pemikiran, dan gerakan Tadabbur Al-Qur’an dapat menjadi modal untuk dikembangkan melalui penelitian akademik yang sistematis.</p>
<p>Sementara itu, Guru Besar Universitas Darussalam Gontor, Prof. Syamsuddin Arif, M.A., mendorong pengembangan gagasan Tadabbur dan Hidayah Al-Qur’an melalui pembentukan Laboratorium Tadabbur dan Hidayah Al-Qur’an.</p>
<p>Laboratorium tersebut diharapkan menjadi ruang kajian, penelitian, dan pengembangan metodologi Tadabbur Al-Qur’an.</p>
<p>Syamsuddin juga mengusulkan agar kajian tersebut ke depan dapat dikembangkan menjadi program studi, jurusan, konsentrasi, atau bidang keilmuan khusus.</p>
<p>Dengan demikian, Tadabbur Al-Qur’an tidak hanya berkembang sebagai gerakan dakwah, tetapi juga memiliki tradisi akademik dan penelitian yang lebih kuat.</p>
<h4>Pesan untuk Wisudawan</h4>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Bachtiar berpesan kepada para wisudawan agar tidak menjadikan ijazah sebagai tujuan akhir pendidikan.</p>
<p>Ia mengingatkan pentingnya memperpendek jarak antara membaca Al-Qur’an dan mengalami perubahan karena Al-Qur’an.</p>
<p>Para lulusan didorong menerjemahkan ilmu yang diperoleh menjadi amal nyata dan kontribusi bagi masyarakat.</p>
<p>Wisuda V STIQ Ar-Rahman turut dihadiri Ketua STIQ Ar-Rahman Dr. Haris Renaldi, M.Pd., Ketua Yayasan YPPI Iswahyudi Mukhlis, M.A., serta Dr. Deden Sumpena, M.Ag., dari Kopertais Wilayah II Jawa Barat.</p>
<p>Hadir pula sejumlah akademisi, antara lain Prof. Dr. K.H. Didin Hafidhuddin, M.S., Prof. Syamsuddin Arif, M.A., dan Dr. Rabi’ Muhammad Muhammad Hafni, dosen Universitas Karabük, Türkiye.</p>
<p style="text-align: left;">Wisuda tersebut sekaligus meneguhkan STIQ Ar-Rahman sebagai Kampus Tadabbur Qur’an, dengan harapan para lulusan mampu membawa Al-Qur’an dari pengetahuan menuju hidayah, dari tadabbur menuju transformasi, serta dari ilmu menuju kontribusi nyata bagi masyarakat. []</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co/wisuda-v-stiq-ar-rahman-bachtiar-nasir-gagas-al-quran-sebagai-operating-system-kehidupan/">Wisuda V STIQ Ar-Rahman, Bachtiar Nasir Gagas Al-Qur’an sebagai Operating System Kehidupan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co">Kabar Today</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://res.cloudinary.com/uttpsgry/images/f_webp,q_auto:low/v1787814906/IMG-20260827-WA0004/IMG-20260827-WA0004.jpg?_i=AA" medium="image"></media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa KKN-MAS Kelompok 40 Ajak Masyarakat Dusun Codo Ledok Olah Minyak Jelantah Menjadi Sabun Cuci</title>
		<link>https://kabartoday.co/mahasiswa-kkn-mas-kelompok-40-ajak-masyarakat-dusun-codo-ledok-olah-minyak-jelantah-menjadi-sabun-cuci/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Aug 2026 06:48:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Dunia Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[KKN]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabartoday.co/?p=103016</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kegiatan ini dilaksanakan dengan memperkenalkan pengolahan minyak jelantah sebagai alternatif pemanfaatan limbah rumah tangga</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co/mahasiswa-kkn-mas-kelompok-40-ajak-masyarakat-dusun-codo-ledok-olah-minyak-jelantah-menjadi-sabun-cuci/">Mahasiswa KKN-MAS Kelompok 40 Ajak Masyarakat Dusun Codo Ledok Olah Minyak Jelantah Menjadi Sabun Cuci</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co">Kabar Today</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://kabartoday.co"><strong>MALANG</strong></a> &#8211; Mahasiswa Kuliah <a href="https://kabartoday.co/kemnaker-dan-pt-pkss-perluas-akses-kesempatan-kerja/">Kerja</a> Nyata Muhammadiyah-’Aisyiyah (KKN-MAS) Kelompok 40 mengajak masyarakat Dusun Codo Ledok, Desa Petungsewu, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, memanfaatkan minyak jelantah menjadi sabun cuci. Kegiatan tersebut dilakukan melalui praktik langsung sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola limbah rumah tangga secara lebih bermanfaat.</p>
<p>Kegiatan ini dilaksanakan dengan memperkenalkan pengolahan minyak jelantah sebagai alternatif pemanfaatan limbah rumah tangga yang selama ini kerap dibuang begitu saja. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai pengolahan limbah, tetapi juga diperkenalkan pada peluang menghasilkan produk yang dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari maupun dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomis.</p>
<p>Dalam praktiknya, mahasiswa KKN-MAS Kelompok 40 bersama masyarakat menyiapkan sejumlah bahan dan peralatan, di antaranya minyak jelantah yang telah disaring, soda api (NaOH), air, pewangi, wadah, timbangan, alat pengaduk, serta cetakan sabun. Peserta kemudian didampingi untuk mengikuti setiap tahapan pembuatan secara langsung.</p>
<p>Proses pembuatan dimulai dengan menyiapkan dan menakar bahan sesuai takaran yang telah ditentukan, kemudian dilanjutkan dengan proses pencampuran dan pengadukan hingga adonan mencapai konsistensi yang sesuai. Setelah itu, adonan dituangkan ke dalam cetakan dan dibiarkan hingga mengeras sebelum dapat digunakan.</p>
<p>Antusiasme masyarakat terlihat selama kegiatan berlangsung. Peserta tidak hanya menyimak penjelasan yang diberikan mahasiswa, tetapi juga terlibat secara langsung dalam proses pembuatan sabun. Keterlibatan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh pengalaman praktis yang dapat diterapkan secara mandiri setelah kegiatan KKN-MAS berakhir.</p>
<p>Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-MAS Kelompok 40 berharap pemanfaatan minyak jelantah dapat menjadi salah satu langkah sederhana dalam mengurangi limbah rumah tangga sekaligus mendorong masyarakat untuk mengembangkan potensi limbah menjadi produk yang lebih bermanfaat dan memiliki nilai tambah.</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co/mahasiswa-kkn-mas-kelompok-40-ajak-masyarakat-dusun-codo-ledok-olah-minyak-jelantah-menjadi-sabun-cuci/">Mahasiswa KKN-MAS Kelompok 40 Ajak Masyarakat Dusun Codo Ledok Olah Minyak Jelantah Menjadi Sabun Cuci</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co">Kabar Today</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://res.cloudinary.com/uttpsgry/images/f_webp,q_auto:low/v1787294855/IMG-20260821-WA0011/IMG-20260821-WA0011.jpg?_i=AA" medium="image"></media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PDNA Jakarta Utara Gelar Pelatihan Pengolahan Limbah Ampas Kopi Bersama UMJ</title>
		<link>https://kabartoday.co/pdna-jakarta-utara-gelar-pelatihan-pengolahan-limbah-ampas-kopi-bersama-umj/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Aug 2026 09:31:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Dunia Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Nasyiatul Aisyiyah]]></category>
		<category><![CDATA[PDNA Jakarta Utara]]></category>
		<category><![CDATA[UMJ]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabartoday.co/?p=102826</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi dengan Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) melalui program pengabdian kepada masyarakat</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co/pdna-jakarta-utara-gelar-pelatihan-pengolahan-limbah-ampas-kopi-bersama-umj/">PDNA Jakarta Utara Gelar Pelatihan Pengolahan Limbah Ampas Kopi Bersama UMJ</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co">Kabar Today</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong> &#8211; Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Jakarta Utara menggelar program pemberdayaan perempuan melalui pelatihan pengolahan limbah ampas kopi menjadi berbagai produk yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi dengan Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) melalui program pengabdian kepada masyarakat.</p>
<p>Pelatihan dilaksanakan di SDS Muhammadiyah 17, Jalan Bahari 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu, 15 Agustus 2026, mulai pukul 09.00 hingga 12.30 WIB. Kegiatan diikuti sekitar 25 peserta yang terdiri dari kader Nasyiatul Aisyiyah Jakarta Utara, anggota TP PKK Kelurahan Tanjung Priok, serta unsur masyarakat.</p>
<p>Hadir dalam kegiatan tersebut unsur TP PKK Kelurahan Tanjung Priok bersama Pokja I–IV, perwakilan PWNA DKI Jakarta, pengurus PDNA Jakarta Utara, TP PKK RW 011, dosen UMJ, serta mahasiswa KKN UMJ.</p>
<p>Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata upaya pemberdayaan perempuan melalui keterampilan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sekaligus dikembangkan menjadi peluang usaha. Pemanfaatan limbah juga menjadi bagian penting dalam mendorong kesadaran masyarakat terhadap lingkungan.</p>
<p>Dalam pelatihan, peserta diperkenalkan dengan berbagai cara pemanfaatan ampas kopi. Limbah tersebut dapat diolah menjadi parfum atau pengharum ruangan, parfum gantung, essential oil, lulur kopi, dan aromaterapi.</p>
<p>Tidak hanya itu, peserta juga mendapatkan praktik pembuatan sabun cuci piring serta pengenalan pengembangan kemasan produk. Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah pemanfaatan tatakan gelas sebagai bagian dari packaging atau kemasan cinderamata sehingga produk yang dihasilkan memiliki tampilan lebih menarik dan berpotensi memiliki nilai jual.</p>
<p>Ketua PDNA Jakarta Utara, Jalinah, mengatakan program tersebut diharapkan tidak berhenti setelah pelatihan selesai. Menurutnya, yang lebih penting adalah adanya tindak lanjut sehingga peserta dapat mempraktikkan keterampilan tersebut di rumah dan mengembangkannya menjadi kegiatan produktif.</p>
<p>“Alhamdulillah, pemberdayaan wanita ini diharapkan setelah pelatihan ada follow-up dan realisasinya di rumah, sehingga keterampilan yang didapat bisa menghasilkan uang,” ujar Jalinah.</p>
<p>Ia menambahkan, antusiasme masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK Kelurahan Tanjung Priok, menjadi energi positif untuk melanjutkan program tersebut. Kegiatan ini juga menjadi ruang kolaborasi antara Nasyiatul Aisyiyah, PKK, perguruan tinggi, mahasiswa KKN, dan masyarakat.</p>
<p>Jalinah menjelaskan, program pemanfaatan limbah ampas kopi ini merupakan pengembangan dari rencana awal yang sebelumnya menggunakan limbah ampas tahu. Setelah melalui diskusi bersama Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), program kemudian diarahkan pada pemanfaatan ampas kopi.</p>
<p>“Harapannya, program ini bisa dipraktikkan bersama warga atau anggota binaan PDNA untuk menambah keterampilan wirausaha berbasis ramah lingkungan,” katanya.</p>
<h3>PWNA DKI Jakarta Dukung Pemberdayaan Perempuan</h3>
<p>Kegiatan dibuka oleh Yuyun Afinda, Sekretaris PWNA DKI Jakarta, yang mewakili Ketua PWNA DKI Jakarta. Dalam pembukaan, Yuyun memberikan dukungan terhadap kegiatan pemberdayaan yang dilaksanakan PDNA Jakarta Utara.</p>
<p>Program pemberdayaan perempuan melalui keterampilan produktif dinilai penting karena dapat memberikan manfaat langsung bagi keluarga dan masyarakat. Terlebih, bahan yang digunakan dalam pelatihan berasal dari limbah yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.</p>
<p>Kegiatan tersebut juga mendapat sambutan positif dari TP PKK Kelurahan Tanjung Priok. Dalam sambutannya, Ibu Mirawati menyampaikan apresiasi terhadap program yang memberikan keterampilan praktis kepada masyarakat.</p>
<p>TP PKK Kelurahan Tanjung Priok hadir bersama unsur Pokja I sampai Pokja IV serta perwakilan TP PKK RW 011. Kehadiran tersebut menunjukkan dukungan terhadap program yang menggabungkan aspek pemberdayaan perempuan, keterampilan ekonomi, dan kepedulian terhadap lingkungan.</p>
<p>Dosen UMJ, Alvika Metasari, turut memberikan pendampingan dalam kegiatan. Program tersebut merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan mahasiswa KKN UMJ.</p>
<p>Alvika berharap ilmu yang diberikan dalam pelatihan dapat memberikan manfaat dan menjadi keberkahan bagi masyarakat. Ia juga berharap kegiatan KKN tidak hanya menjadi bagian dari proses akademik mahasiswa, tetapi dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.</p>
<p>“Semoga pelatihan ini menjadi keberkahan ilmu dan program KKN ini menjadi amal ibadah,” harap Alvika.</p>
<p>Kolaborasi UMJ dengan PDNA Jakarta Utara diharapkan dapat terus berkembang melalui berbagai program pemberdayaan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.</p>
<p>Selain pelatihan keterampilan, kegiatan juga mengangkat persoalan lingkungan, khususnya masalah sampah di Jakarta. Dalam kesempatan tersebut ditampilkan video dari unsur PDM Jakarta Utara melalui Pak Lahuddin yang memberikan gambaran mengenai persoalan sampah di Jakarta yang membutuhkan perhatian dan penanganan bersama.</p>
<p>Pemanfaatan ampas kopi menjadi salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengurangi limbah. Di sisi lain, pengolahan tersebut juga dapat menciptakan produk yang mempunyai nilai guna dan nilai ekonomi.</p>
<p>Konsep ini diharapkan mampu menumbuhkan pola pikir bahwa limbah tidak selalu harus berakhir sebagai sampah. Dengan kreativitas, pendampingan, dan pengemasan yang baik, limbah dapat diolah menjadi produk rumah tangga, kosmetik, aromaterapi, maupun cinderamata.</p>
<p>PDNA Jakarta Utara berharap pelatihan ini menjadi awal dari program pemberdayaan yang berkelanjutan. Peserta diharapkan dapat mempraktikkan kembali keterampilan yang diperoleh di rumah masing-masing dan secara bertahap mengembangkan produk untuk kebutuhan pribadi maupun usaha.</p>
<p>Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat sinergi antara PDNA Jakarta Utara, PWNA DKI Jakarta, TP PKK Kelurahan Tanjung Priok, UMJ, mahasiswa KKN, dan masyarakat.</p>
<p>Melalui semangat “dari limbah menjadi berkah”, program ini diharapkan mampu mendorong perempuan untuk semakin kreatif, produktif, dan mandiri. Tidak hanya membantu mengurangi limbah di lingkungan, tetapi juga membuka peluang usaha rumahan yang dapat memberikan tambahan penghasilan bagi keluarga.</p>
<p>Bagi PDNA Jakarta Utara, pemberdayaan perempuan bukan sekadar memberikan pelatihan, tetapi memastikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dapat terus dipraktikkan dan dikembangkan. Dengan adanya tindak lanjut, program pengolahan ampas kopi diharapkan dapat menjadi salah satu model pemberdayaan masyarakat yang sederhana, aplikatif, dan berkelanjutan.</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co/pdna-jakarta-utara-gelar-pelatihan-pengolahan-limbah-ampas-kopi-bersama-umj/">PDNA Jakarta Utara Gelar Pelatihan Pengolahan Limbah Ampas Kopi Bersama UMJ</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co">Kabar Today</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhz6Cpk5LluUFRyA6CtVvE5IXYYT-A9qm3JEBy7-iNQ6qrYVImsCibfzVlROBfeiNnpGwpyWAvW-Kr1uClfqW8GdpswI-4LPyarIPUKoUPweGDPIncso0m_axnP3j2mzTAMJmzaJSxCytvxccf6OA0pkHciJP4PqoLE9KVQvtlw2PaAjsWCkHhA2XnfIk5J/s4080/275845.jpg" medium="image"></media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dukung Hilirisasi Energi, Universitas Pertamina Perkuat Riset dan Inovasi</title>
		<link>https://kabartoday.co/dukung-hilirisasi-energi-universitas-pertamina-perkuat-riset-dan-inovasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Aug 2026 05:47:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Dunia Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Pertamina]]></category>
		<category><![CDATA[UPER]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabartoday.co/?p=102803</guid>

					<description><![CDATA[<p>Rektor Universitas Pertamina, Prof. Dr. Ir. Ichsan Setya Putra, menempatkan research for value creation sebagai salah satu arah pengembangan riset UPER.</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co/dukung-hilirisasi-energi-universitas-pertamina-perkuat-riset-dan-inovasi/">Dukung Hilirisasi Energi, Universitas Pertamina Perkuat Riset dan Inovasi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co">Kabar Today</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://kabartoday.co"><strong>JAKARTA</strong></a> &#8211; Pemerintah menyiapkan 18 proyek prioritas hilirisasi dan ketahanan energi nasional dengan nilai investasi mencapai Rp618,13 triliun.</p>
<p>Proyek tersebut mencakup berbagai sektor strategis, mulai dari minyak dan gas, petrokimia, hingga energi terbarukan.</p>
<p>Dalam agenda ini, perguruan tinggi turut memiliki peran melalui pengembangan riset dan inovasi yang dapat menjawab kebutuhan <a href="https://kabartoday.co/kemnaker-dan-pt-pkss-perluas-akses-kesempatan-kerja/">industri</a> dan mendorong terciptanya nilai tambah.</p>
<p>Universitas Pertamina (UPER) mengambil peran tersebut dengan memperkuat orientasi riset menuju pemanfaatan yang lebih luas. Rektor Universitas Pertamina, Prof. Dr. Ir. Ichsan Setya Putra, menempatkan research for value creation sebagai salah satu arah pengembangan riset UPER.</p>
<p>“Kedekatan Universitas Pertamina dengan ekosistem industri energi memberikan peluang besar untuk membawa hasil penelitian lebih dekat pada penerapan. Kami ingin mendorong riset tidak berhenti pada publikasi, tetapi berkembang menjadi inovasi yang dapat diadopsi, dihilirisasi, dan menciptakan nilai bagi industri maupun masyarakat,” ungkap Prof. Ichsan di sela pelantikan Rektor Universitas Pertamina periode 2026–2031 pada 31 Juli 2026.</p>
<p>Prof. Ichsan menyebut arah tersebut sebagai upaya mendorong pergeseran dari publikasi sebagai research output menuju research for value creation.</p>
<p>Publikasi ilmiah tetap menjadi bagian penting, namun hasil penelitian juga perlu didorong menuju adopsi, hilirisasi inovasi, dan pemanfaatan yang lebih luas.</p>
<p>“Universitas Pertamina memiliki posisi strategis karena berada dalam ekosistem industri energi nasional. Kami ingin menggeser paradigma dari research output menjadi research for value creation.</p>
<p>Publikasi tetap menjadi bagian penting, tetapi hasil penelitian perlu dioptimalkan melalui adopsi riset, hilirisasi inovasi, dan kolaborasi global untuk memberikan dampak nyata bagi industri dan ketahanan energi nasional,” ujar Prof. Ichsan.</p>
<p>Arah tersebut ditopang kapasitas riset dan jejaring kolaborasi yang telah berkembang di UPER. Sejak berdiri hingga 2025, Universitas Pertamina telah menghasilkan lebih dari 1.200 penelitian dan 2.500 publikasi ilmiah, serta mencatat lebih dari 370 paten dan hak cipta.</p>
<p>UPER juga telah membangun <a href="https://kabartoday.co/kemnaker-dan-pt-pkss-perluas-akses-kesempatan-kerja/">kerja</a> sama dengan lebih dari 90 mitra di sektor energi dan mitra internasional, yang menjadi modal untuk memperluas kolaborasi riset sekaligus mendorong pemanfaatan hasil penelitian.</p>
<p>Fokus pada energi juga berjalan beriringan dengan komitmen UPER terhadap pembangunan berkelanjutan.</p>
<p>Melalui Sustainability Center, UPER mengembangkan kajian dan kolaborasi yang mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), termasuk pada isu energi dan transisi menuju sistem energi yang lebih berkelanjutan.</p>
<p>“Transisi energi bukan hanya persoalan perubahan sumber energi, tetapi juga membutuhkan penguasaan teknologi, inovasi, dan sumber daya manusia. Di sinilah perguruan tinggi dapat mengambil peran melalui pendidikan dan riset yang mampu menghasilkan solusi bagi kebutuhan energi masa depan,” jelas Prof. Ichsan.</p>
<p>Untuk memperkuat kontribusi tersebut, dalam lima tahun ke depan UPER akan mendorong riset agar semakin terhubung dengan kebutuhan industri.</p>
<p>Salah satunya melalui pengembangan Energy Innovation Hub yang mempertemukan dosen, mahasiswa, industri, serta mitra riset nasional dan internasional.</p>
<p>Ekosistem ini juga akan dilengkapi pipeline hilirisasi untuk mendorong hasil penelitian potensial menuju implementasi dan komersialisasi.</p>
<p>“Hilirisasi membutuhkan kolaborasi yang kuat antara perguruan tinggi dan industri. Kami ingin kolaborasi tersebut bergerak lebih jauh menuju co-creation, sehingga persoalan nyata industri dapat menjadi bagian dari agenda riset dan hasil penelitian yang potensial memiliki jalur yang lebih jelas menuju implementasi dan komersialisasi,” tambah Prof. Ichsan.</p>
<p>Sebagai langkah awal, UPER akan memperluas riset bersama industri dan kemitraan internasional, sekaligus memetakan hasil penelitian potensial untuk dikembangkan dan dimanfaatkan.</p>
<p>Dengan fokus pada energi dan keberlanjutan, UPER juga akan memperkuat karakter mahasiswa yang kreatif, adaptif, dan berintegritas untuk menyiapkan talenta dan inovasi yang mendukung transformasi sektor energi Indonesia.</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co/dukung-hilirisasi-energi-universitas-pertamina-perkuat-riset-dan-inovasi/">Dukung Hilirisasi Energi, Universitas Pertamina Perkuat Riset dan Inovasi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co">Kabar Today</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://www.starnewsid.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260813-WA0061.jpg" medium="image"></media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PPI Dunia Mengabdi 2026 Hadirkan Gerakan Nyata untuk Bumi dan Pendidikan di Sulawesi Tenggara</title>
		<link>https://kabartoday.co/ppi-dunia-mengabdi-2026-hadirkan-gerakan-nyata-untuk-bumi-dan-pendidikan-di-sulawesi-tenggara/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Aug 2026 05:40:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Dunia Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[PPI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabartoday.co/?p=102680</guid>

					<description><![CDATA[<p>KENDARI &#8211; Perhimpunan Pelajar Indonesia Dunia (PPI Dunia) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat melalui program unggulan PPI Dunia Mengabdi 2026. Kali ini, Chapter Sulawesi hadir dengan semangat baru...</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co/ppi-dunia-mengabdi-2026-hadirkan-gerakan-nyata-untuk-bumi-dan-pendidikan-di-sulawesi-tenggara/">PPI Dunia Mengabdi 2026 Hadirkan Gerakan Nyata untuk Bumi dan Pendidikan di Sulawesi Tenggara</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co">Kabar Today</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://kabartoday.co"><b>KENDARI</b></a> &#8211; Perhimpunan Pelajar Indonesia Dunia (PPI Dunia) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat melalui program unggulan PPI Dunia Mengabdi 2026.</p>
<p>Kali ini, Chapter Sulawesi hadir dengan semangat baru melalui berbagai kegiatan sosial, lingkungan, dan pendidikan yang dilaksanakan di dua lokasi, yaitu Kota Kendari dan Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara.</p>
<p>Sebanyak 10 volunteer lokal dan 12 volunteer yang tergabung dalam PPI Dunia Mengabdi Chapter Sulawesi turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Para volunteer PPI Dunia berasal dari berbagai negara, termasuk Yordania, Turki, Mesir, China, Malaysia, Pakistan, dan Maroko.</p>
<p>Mereka dengan sukarela meluangkan waktu, tenaga, dan pikiran untuk kembali ke Tanah Air dan mengabdikan diri kepada masyarakat.</p>
<p>Meskipun harus menempuh perjalanan panjang dari berbagai penjuru dunia menuju Sulawesi Tenggara, semangat para volunteer tidak pernah surut.</p>
<p>Mereka datang bukan sekadar untuk berbagi, tetapi juga untuk belajar dari kearifan lokal masyarakat setempat. Interaksi yang terjalin selama kegiatan menciptakan hubungan emosional yang kuat antara para volunteer dan masyarakat, khususnya anak-anak yang antusias mengikuti setiap sesi pembelajaran.</p>
<p>Kegiatan ini menjadi momentum berharga bagi para pelajar Indonesia di luar negeri untuk kembali merefleksikan akar budaya dan tanggung jawab sosial mereka sebagai bagian dari bangsa.</p>
<p>Mengangkat semangat kolaborasi dan kepedulian terhadap lingkungan serta pendidikan, PPI Dunia Mengabdi Chapter Sulawesi resmi dibuka dengan sebuah aksi simbolis yang sarat makna, yaitu penanaman pohon mangrove.</p>
<p>Kegiatan ini tidak hanya menjadi pembuka rangkaian acara, tetapi juga merupakan wujud nyata kepedulian para pelajar Indonesia di perantauan terhadap kelestarian ekosistem pesisir, sejalan dengan upaya mitigasi perubahan iklim dan pelestarian alam di kawasan pesisir Sulawesi Tenggara.</p>
<p>“Kami memilih mangrove sebagai ikon pembukaan karena ini adalah simbol ketahanan pesisir, sekaligus cerminan semangat kami untuk ‘menanam’ manfaat jangka panjang bagi masyarakat, sama seperti kami menanam benih semangat pendidikan bagi generasi muda,” ujar Ahmad Nahdlil Umam bil’Adli selaku Ketua Pelaksana PPI Dunia Mengabdi 2026.</p>
<p>Setelah kegiatan penanaman mangrove di pesisir Kendari, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan berbagai program unggulan yang menyasar masyarakat dan pelajar. Selama dua hari di Kendari, pada 24–25 Juli 2026, para volunteer memadukan aksi sosial dengan penguatan kapasitas.</p>
<p>Kegiatan tersebut antara lain Seminar Beasiswa Luar Negeri yang bertujuan memberikan akses informasi dan motivasi bagi pelajar SMA Negeri 4 Kendari untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi, baik di dalam maupun luar negeri.</p>
<p>Selain itu, para volunteer juga melaksanakan Aksi Bersih Kota dengan mengajak masyarakat untuk peduli terhadap kebersihan lingkungan perkotaan, serta melakukan kunjungan ke Sekolah Luar Biasa (SLB) Kendari.<br />
Rangkaian acara kemudian berlanjut ke Kabupaten Wakatobi pada 27–30 Juli 2026, sebuah destinasi wisata dunia yang juga memiliki tantangan dalam akses pendidikan.</p>
<p>Di Wakatobi, fokus kegiatan lebih diarahkan pada penguatan kapasitas masyarakat dan pelajar melalui sejumlah program.</p>
<p>Program tersebut meliputi Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta Petualangan Gigi Sehat yang memberikan edukasi kesehatan dasar untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat pesisir.</p>
<p>Program Wawasan Kebangsaan dilaksanakan untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan cinta tanah air di kalangan generasi muda di daerah terpencil. Sementara itu,</p>
<p>Penguatan Literasi dan Motivasi Belajar menyasar anak-anak di Wakatobi agar tidak putus sekolah dan tetap memiliki mimpi besar.</p>
<p>Pelaksanaan rangkaian kegiatan ini tidak terlepas dari sinergi yang kuat antara PPI Dunia dan berbagai elemen lokal. PPI Dunia Mengabdi Chapter Sulawesi berkolaborasi dengan Ikatan Keluarga Alumni (IKA) SMA Negeri 4 Kendari serta jajaran Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari berbagai perguruan tinggi di Sulawesi Tenggara, yaitu BEM Universitas Halu Oleo (UHO), BEM Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK), BEM STIE 66, dan BEM ITBM Wakatobi.</p>
<p>“Kolaborasi adalah kunci. Kami sangat terbantu dengan semangat dan dukungan dari rekan-rekan mahasiswa dan alumni lokal. Ini membuktikan bahwa sinergi antara mahasiswa di dalam dan luar negeri mampu menciptakan dampak yang lebih luas bagi Indonesia,” ujar Ahmad Nahdlil Umam bil’Adli.</p>
<p>PPI Dunia Mengabdi 2026 hadir sebagai bukti bahwa mahasiswa Indonesia di mana pun berada tetap memiliki akar dan kepedulian yang kuat terhadap kemajuan bangsanya.</p>
<p>Melalui rangkaian kegiatan di Sulawesi Tenggara, PPI Dunia berharap dapat mendorong pemerataan pendidikan, peningkatan kesadaran lingkungan, dan penguatan karakter kebangsaan.</p>
<p>Semangat tersebut selaras dengan tema besar PPI Dunia Mengabdi 2026, yaitu “Bhumi Nusantara Loka Bhakti”, yang berarti pengabdian untuk bumi dan bangsa di berbagai pelosok Nusantara. (Muhammad Rafli)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co/ppi-dunia-mengabdi-2026-hadirkan-gerakan-nyata-untuk-bumi-dan-pendidikan-di-sulawesi-tenggara/">PPI Dunia Mengabdi 2026 Hadirkan Gerakan Nyata untuk Bumi dan Pendidikan di Sulawesi Tenggara</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co">Kabar Today</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://res.cloudinary.com/uttpsgry/images/f_webp,q_auto:low/v1786340363/164024-6080fced-default/164024-6080fced-default.jpg?_i=AA" medium="image"></media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PPI Luncurkan Scholarship Guide, Berisi Info Beasiswa di Dunia</title>
		<link>https://kabartoday.co/ppi-luncurkan-scholarship-guide-berisi-info-beasiswa-di-dunia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Aug 2026 02:03:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Dunia Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Beasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[PPI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabartoday.co/?p=103351</guid>

					<description><![CDATA[<p>Portal Scholarship Guide sebagai pusat informasi terpadu yang menghimpun hampir 100 peluang beasiswa dari 68 negara untuk jenjang S1 hingga S3</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co/ppi-luncurkan-scholarship-guide-berisi-info-beasiswa-di-dunia/">PPI Luncurkan Scholarship Guide, Berisi Info Beasiswa di Dunia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co">Kabar Today</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://kabartoday.co"><strong>JAKARTA</strong></a> &#8211; Perhimpunan Pelajar Indonesia Dunia (PPI Dunia) meluncurkan Portal Scholarship Guide sebagai pusat informasi terpadu yang menghimpun hampir 100 peluang beasiswa dari 68 negara untuk jenjang S1 hingga S3. Portal ini hadir untuk membantu pelajar Indonesia menemukan peluang studi luar negeri secara lebih terarah, terstruktur, dan mudah diakses.</p>
<p>Informasi mengenai beasiswa internasional saat ini tersebar di berbagai platform, mulai dari jadwal pendaftaran, pilihan program, negara tujuan studi, hingga persyaratan dan proses seleksi. Kondisi tersebut kerap menjadi tantangan tersendiri bagi calon pelamar dalam menemukan informasi yang relevan dan sesuai dengan rencana pendidikan mereka.</p>
<p>Menjawab kebutuhan tersebut, PPI Dunia menghadirkan Portal Scholarship Guide, sebuah ekosistem informasi yang dirancang sebagai peta jalan beasiswa global untuk pelajar Indonesia. Portal ini memetakan peluang beasiswa pendidikan dari tiga kawasan utama jaringan PPI Dunia, yakni Asia-Oseania, Timur Tengah-Afrika, serta Amerika-Eropa.</p>
<p>Secara keseluruhan, Portal Scholarship Guide menghimpun hampir 100 program beasiswa dari 68 negara untuk berbagai jenjang pendidikan tinggi, mulai dari Sarjana (S1), Magister (S2), hingga Doktoral (S3).</p>
<p>Koordinator PPI Dunia, Andika Ibrahim Nasution, menegaskan bahwa akses terhadap pendidikan global perlu dibuka seluas-luasnya bagi pelajar Indonesia, tanpa dibatasi oleh latar belakang sosial maupun ekonomi. Melalui panduan ini, PPI Dunia berupaya menghadirkan informasi beasiswa yang inklusif, praktis, dan relevan agar generasi muda Indonesia lebih siap merancang perjalanan akademik di tingkat internasional serta terdorong untuk berkontribusi bagi bangsa.</p>
<p><b>Hampir </b><b>100 Beasiswa </b><b>dari</b><b> 68 Negara</b><b> </b></p>
<p>Salah satu kekuatan Portal Scholarship Guide terletak pada luasnya cakupan informasi yang dihimpun. Pengguna dapat mengeksplorasi hampir 100 peluang beasiswa yang tersebar di 68 negara dalam tiga kawasan, yakni Asia-Oseania, Timur Tengah-Afrika, serta Amerika-Eropa.</p>
<p>Cakupan tersebut membuka kesempatan bagi pelajar Indonesia untuk tidak hanya mengenali negara tujuan studi yang telah populer, tetapi juga mengeksplorasi berbagai destinasi dan program beasiswa lain yang sesuai dengan latar belakang akademik maupun rencana pendidikan masing-masing.</p>
<p>Portal ini mencakup peluang untuk seluruh jenjang pendidikan tinggi, yakni S1, S2, dan S3, sehingga dapat menjadi referensi bagi pelajar dengan kebutuhan studi yang beragam.</p>
<p>Direktur Festival Luar Negeri PPI Dunia, Ridha Bahrul Ulum, menyampaikan bahwa panduan ini merupakan bentuk kontribusi diaspora pelajar Indonesia dari 68 PPI Negara untuk membantu calon mahasiswa mempersiapkan studi ke luar negeri. Melalui semangat “Dari Felari Untuk Negeri”, publikasi ini diharapkan dapat menjadi bekal awal sekaligus mendorong pelajar Indonesia untuk terus berkembang dan membawa manfaat bagi negeri.</p>
<p><b>Akses </b><b>Informasi </b><b>Beasiswa Global </b><b>dalam </b><b>Satu Portal</b><b> </b></p>
<p>Melalui Web Landing Page Beasiswa Global, pengguna dapat mengakses berbagai informasi yang diperlukan dalam tahap awal pencarian dan persiapan beasiswa.</p>
<p>Informasi yang tersedia mencakup estimasi jadwal pendaftaran, daftar beasiswa unggulan, negara tujuan studi, jenjang pendidikan, serta berbagai informasi penting lainnya terkait peluang studi di luar negeri. Penyajian informasi dalam satu portal diharapkan dapat membantu pelajar membandingkan pilihan dan menyusun strategi aplikasi secara lebih sistematis.</p>
<p>Dengan pemetaan yang lebih terstruktur, Portal Scholarship Guide juga diharapkan dapat menjadi titik awal bagi pelajar yang masih berada dalam tahap eksplorasi dan belum menentukan negara, program studi, maupun skema beasiswa yang ingin dituju.</p>
<p><b>Ruang </b><b>Diskusi </b><b>Beasiswa yang Lebih </b><b>Terarah</b><b> </b></p>
<p>Selain menyediakan informasi melalui portal digital, PPI Dunia turut menghadirkan WhatsApp Group Beasiswa sebagai ruang diskusi bagi pelajar yang sedang mencari maupun mempersiapkan aplikasi beasiswa.</p>
<p>Grup diskusi dikelompokkan berdasarkan kategori program dan kawasan agar pembahasan dapat berlangsung lebih relevan dan terarah. Beberapa kategori yang tersedia antara lain LPDP, Australia Awards Scholarship (AAS), Beasiswa Timur Tengah, Beasiswa Asia, serta berbagai kategori beasiswa lainnya.</p>
<p>Melalui ruang diskusi ini, para pelajar dapat bertukar informasi, berbagi pengalaman, mendiskusikan proses persiapan, serta terhubung dengan sesama pencari beasiswa yang memiliki tujuan studi serupa.</p>
<p><b>Diaspora Guide #101, Panduan Digital </b><b>untuk</b><b> </b><b>Persiapan</b><b> Studi Luar Negeri</b><b> </b></p>
<p>Portal Scholarship Guide juga dilengkapi dengan Diaspora Guide #101, sebuah booklet digital yang memuat informasi mengenai peluang beasiswa dari berbagai negara.</p>
<p>Tidak hanya menyajikan informasi beasiswa, panduan ini turut memuat gambaran umum kehidupan mahasiswa di luar negeri, informasi budaya dan bahasa, tips persiapan studi, hingga pengalaman langsung pelajar Indonesia di berbagai negara.</p>
<p>Kehadiran Diaspora Guide #101 diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif bagi calon mahasiswa, tidak hanya mengenai proses memperoleh beasiswa, tetapi juga mengenai kehidupan dan persiapan yang diperlukan sebelum menjalani studi di luar negeri.</p>
<p><b>AI Agent Beasiswa </b><b>Segera</b><b> Hadir</b><b> </b></p>
<p>Sebagai bagian dari pengembangan layanan digital, PPI Dunia juga tengah mempersiapkan AI Agent Beasiswa, asisten berbasis kecerdasan buatan yang dirancang untuk membantu menjawab berbagai pertanyaan seputar beasiswa.</p>
<p>Layanan ini direncanakan dapat diakses melalui WhatsApp dan Telegram, sehingga pengguna dapat memperoleh informasi secara lebih cepat dan praktis melalui platform yang familiar digunakan sehari-hari.</p>
<p>Kehadiran AI Agent Beasiswa menjadi salah satu langkah PPI Dunia dalam memanfaatkan teknologi untuk memperluas akses terhadap informasi pendidikan internasional.</p>
<p><b>Peta Jalan </b><b>Menuju</b><b> Pendidikan Global</b><b> </b></p>
<p>Melalui Portal Scholarship Guide, PPI Dunia berupaya menghadirkan lebih dari sekadar kumpulan informasi beasiswa. Integrasi antara portal informasi, komunitas diskusi, panduan digital, serta pengembangan teknologi diharapkan dapat membentuk ekosistem pendukung bagi pelajar Indonesia yang ingin melanjutkan studi ke luar negeri.</p>
<p>Portal ini diharapkan dapat membantu pelajar memperoleh informasi yang lebih terarah, memahami berbagai pilihan yang tersedia, serta mempersiapkan perjalanan studi internasional dengan lebih baik.</p>
<p>Informasi mengenai Portal Scholarship Guide beserta berbagai layanan di dalamnya dapat diakses melalui kanal resmi PPI Dunia dan QR Code yang tersedia. [Red]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co/ppi-luncurkan-scholarship-guide-berisi-info-beasiswa-di-dunia/">PPI Luncurkan Scholarship Guide, Berisi Info Beasiswa di Dunia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co">Kabar Today</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/08/31/portal-scholarship-ppi-dunia-1788148011836_169.png?w=600&#038;q=90" medium="image"></media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
