<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bachtiar Nasir Arsip - Kabar Today</title>
	<atom:link href="https://kabartoday.co/tag/bachtiar-nasir/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabartoday.co/tag/bachtiar-nasir/</link>
	<description>Tegas dan Lugas</description>
	<lastBuildDate>Thu, 27 Aug 2026 07:15:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://kabartoday.co/go/wp-content/uploads/2026/08/cropped-logo-32x32.jpg</url>
	<title>Bachtiar Nasir Arsip - Kabar Today</title>
	<link>https://kabartoday.co/tag/bachtiar-nasir/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Wisuda V STIQ Ar-Rahman, Bachtiar Nasir Gagas Al-Qur’an sebagai Operating System Kehidupan</title>
		<link>https://kabartoday.co/wisuda-v-stiq-ar-rahman-bachtiar-nasir-gagas-al-quran-sebagai-operating-system-kehidupan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Aug 2026 07:15:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Dunia Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Bachtiar Nasir]]></category>
		<category><![CDATA[STIQ Ar-Rahman]]></category>
		<category><![CDATA[UBN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabartoday.co/?p=103248</guid>

					<description><![CDATA[<p>BOGOR &#8211; Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Ar-Rahman menggelar Wisuda Sarjana Ke-V dan Kuliah Kehormatan di Aula Kampus STIQ Ar-Rahman, Jonggol, Bogor, Rabu (26/8/2026). Wisuda yang bertepatan dengan 13 Rabiul...</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co/wisuda-v-stiq-ar-rahman-bachtiar-nasir-gagas-al-quran-sebagai-operating-system-kehidupan/">Wisuda V STIQ Ar-Rahman, Bachtiar Nasir Gagas Al-Qur’an sebagai Operating System Kehidupan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co">Kabar Today</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BOGOR</strong> &#8211; Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Ar-Rahman menggelar Wisuda Sarjana Ke-V dan Kuliah Kehormatan di Aula Kampus STIQ Ar-Rahman, Jonggol, Bogor, Rabu (26/8/2026).</p>
<p>Wisuda yang bertepatan dengan 13 Rabiul Awal 1448 H itu mengusung tema “The Qur’an as the Operating System for Life: Dari Pengetahuan Qur’ani Menuju Kontribusi yang Bermakna.”</p>
<p>Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi para wisudawan untuk melanjutkan perjalanan akademik menuju pengabdian kepada masyarakat dengan menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan.</p>
<p>Salah satu agenda utama ialah Kuliah Kehormatan yang disampaikan Pimpinan YPPI AQL dan STIQ Ar-Rahman, Dr. (H.C.) K.H. Bachtiar Nasir, Lc., M.M. Kuliah tersebut mengangkat tema “Al-Qur’an sebagai Operating System Peradaban: Dari Tadabbur Menuju Transformasi.”</p>
<p>Bachtiar mengatakan, tingginya interaksi umat Islam dengan Al-Qur’an belum selalu berbanding lurus dengan perubahan karakter, pengambilan keputusan, dan tatanan sosial.</p>
<p>Menurut dia, tantangannya bukan semata akses terhadap Al-Qur’an, melainkan bagaimana pemahaman terhadap ayat dapat melahirkan hidayah dan diterjemahkan menjadi amal yang konsisten.</p>
<p>“Al-Qur’an sebagai operating system kehidupan” ditawarkan sebagai kerangka untuk menempatkan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai sistem kendali dalam mengambil keputusan, melakukan evaluasi diri, dan membangun kebiasaan seorang Muslim.</p>
<p>Bachtiar juga memperkenalkan konsep Predictive Tadabbur. Konsep ini merupakan upaya membaca ayat Al-Qur’an untuk menakar konsekuensi dari pilihan hidup berdasarkan pola sebab-akibat yang dijelaskan wahyu, tanpa mengklaim mengetahui perkara gaib.</p>
<p>Ia menegaskan, gagasan tersebut masih terbuka untuk dikaji, dikoreksi, dan diuji secara akademik. Karena itu, ia mengundang para akademisi untuk menelaah metodologi Tadabbur dan Hidayah Al-Qur’an agar dapat dikembangkan secara ilmiah.</p>
<h3>Didin Dorong Doctor by Research</h3>
<p>Guru Besar Universitas Ibn Khaldun Bogor, Prof. Dr. K.H. Didin Hafidhuddin, M.S., turut memberikan perhatian terhadap pengembangan pemikiran Bachtiar Nasir.</p>
<p>Didin mendorong Bachtiar melanjutkan pengembangan gagasannya melalui program doktor berbasis riset (Doctor by Research) di Universitas Ibn Khaldun Bogor.</p>
<p>Menurutnya, pengalaman Bachtiar dalam dakwah, pengembangan pemikiran, dan gerakan Tadabbur Al-Qur’an dapat menjadi modal untuk dikembangkan melalui penelitian akademik yang sistematis.</p>
<p>Sementara itu, Guru Besar Universitas Darussalam Gontor, Prof. Syamsuddin Arif, M.A., mendorong pengembangan gagasan Tadabbur dan Hidayah Al-Qur’an melalui pembentukan Laboratorium Tadabbur dan Hidayah Al-Qur’an.</p>
<p>Laboratorium tersebut diharapkan menjadi ruang kajian, penelitian, dan pengembangan metodologi Tadabbur Al-Qur’an.</p>
<p>Syamsuddin juga mengusulkan agar kajian tersebut ke depan dapat dikembangkan menjadi program studi, jurusan, konsentrasi, atau bidang keilmuan khusus.</p>
<p>Dengan demikian, Tadabbur Al-Qur’an tidak hanya berkembang sebagai gerakan dakwah, tetapi juga memiliki tradisi akademik dan penelitian yang lebih kuat.</p>
<h4>Pesan untuk Wisudawan</h4>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Bachtiar berpesan kepada para wisudawan agar tidak menjadikan ijazah sebagai tujuan akhir pendidikan.</p>
<p>Ia mengingatkan pentingnya memperpendek jarak antara membaca Al-Qur’an dan mengalami perubahan karena Al-Qur’an.</p>
<p>Para lulusan didorong menerjemahkan ilmu yang diperoleh menjadi amal nyata dan kontribusi bagi masyarakat.</p>
<p>Wisuda V STIQ Ar-Rahman turut dihadiri Ketua STIQ Ar-Rahman Dr. Haris Renaldi, M.Pd., Ketua Yayasan YPPI Iswahyudi Mukhlis, M.A., serta Dr. Deden Sumpena, M.Ag., dari Kopertais Wilayah II Jawa Barat.</p>
<p>Hadir pula sejumlah akademisi, antara lain Prof. Dr. K.H. Didin Hafidhuddin, M.S., Prof. Syamsuddin Arif, M.A., dan Dr. Rabi’ Muhammad Muhammad Hafni, dosen Universitas Karabük, Türkiye.</p>
<p style="text-align: left;">Wisuda tersebut sekaligus meneguhkan STIQ Ar-Rahman sebagai Kampus Tadabbur Qur’an, dengan harapan para lulusan mampu membawa Al-Qur’an dari pengetahuan menuju hidayah, dari tadabbur menuju transformasi, serta dari ilmu menuju kontribusi nyata bagi masyarakat. []</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co/wisuda-v-stiq-ar-rahman-bachtiar-nasir-gagas-al-quran-sebagai-operating-system-kehidupan/">Wisuda V STIQ Ar-Rahman, Bachtiar Nasir Gagas Al-Qur’an sebagai Operating System Kehidupan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co">Kabar Today</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://res.cloudinary.com/uttpsgry/images/f_webp,q_auto:low/v1787814906/IMG-20260827-WA0004/IMG-20260827-WA0004.jpg?_i=AA" medium="image"></media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
