<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Disabilitas &#8211; Kabar Today</title>
	<atom:link href="https://kabartoday.co/tag/disabilitas/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabartoday.co</link>
	<description>Tegas dan Lugas</description>
	<lastBuildDate>Sat, 19 Sep 2026 00:02:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://kabartoday.co/go/wp-content/uploads/2026/08/cropped-logo-32x32.jpg</url>
	<title>Disabilitas &#8211; Kabar Today</title>
	<link>https://kabartoday.co</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Penyandang Disabilitas Dibekali Keterampilan Membuat Jus Sehat</title>
		<link>https://kabartoday.co/penyandang-disabilitas-dibekali-keterampilan-membuat-jus-sehat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Sep 2026 00:02:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Disabilitas]]></category>
		<category><![CDATA[Kemnaker]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabartoday.co/?p=103666</guid>

					<description><![CDATA[Kemnaker) membekali penyandang disabilitas dengan keterampilan membuat jus sehat]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://kabartoday.co"><strong>BEKASI</strong></a> – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membekali penyandang disabilitas dengan keterampilan membuat jus sehat. Pelatihan ini berlangsung dalam kegiatan Talent Hub Inklusif di Balai Perluasan Kesempatan Kerja (BPKK) Bekasi, Jumat (18/9/2026).</p>
<p>Pelatihan tersebut merupakan kolaborasi antara Talent &amp; Innovation Hub BPKK Bekasi dan Rumah Kreatif Disabilitas dengan tema “Berkarya dan Berkembang Bersama Anak Penyandang Disabilitas”.</p>
<p>Ketua Pembina Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemnaker Sumarni Yassierli mengatakan setiap individu memiliki potensi, bakat, dan semangat yang perlu mendapat kesempatan untuk belajar dan berkembang.</p>
<p>“Setiap individu, tanpa terkecuali, memiliki potensi, bakat, dan semangat yang patut kita dukung bersama. Karena itu, pemberdayaan perlu diwujudkan melalui kegiatan yang memberikan ruang untuk belajar dan berkembang,” ujar Sumarni.</p>
<p>Menurut Sumarni, pelatihan membuat jus sehat tidak hanya memberikan keterampilan praktis, tetapi juga menjadi kesempatan bagi peserta untuk mengembangkan kreativitas dan kepercayaan diri.</p>
<p>Peserta dari Rumah Kreatif Disabilitas memperoleh keterampilan membuat jus sehat yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari maupun dikembangkan sebagai peluang usaha.</p>
<p>“Keterbatasan bukanlah penghalang untuk berkarya. Jadikan pelatihan ini sebagai ruang untuk belajar, berkreasi, dan mengembangkan potensi agar dapat mandiri serta memberikan karya terbaik bagi lingkungan sekitar,” lanjut Sumarni.</p>
<p>Sumarni mengatakan kegiatan pemberdayaan seperti ini menjadi bagian dari upaya memberikan kesempatan kepada penyandang disabilitas untuk belajar, berkarya, dan mengembangkan potensi yang dimiliki.</p>
<p>Sumarni mengapresiasi kolaborasi Talent &amp; Innovation Hub BPKK Bekasi dengan Rumah Kreatif Disabilitas dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap kolaborasi dalam mendukung pemberdayaan penyandang disabilitas dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak pihak.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://atnews.innovativecommunitycenter.com/ic/atnews-android/berita_gambar/2026-09/20260918231541003600.jpeg" medium="image"></media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bus Antar-Jemput Gratis untuk Pelajar Disabilitas DKI Masuk 10 Besar Jakarta Innovation Award</title>
		<link>https://kabartoday.co/bus-antar-jemput-gratis-untuk-pelajar-disabilitas-dki-masuk-10-besar-jakarta-innovation-award/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Aug 2026 05:23:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Bus]]></category>
		<category><![CDATA[Disabilitas]]></category>
		<category><![CDATA[DKI]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabartoday.co/?p=102917</guid>

					<description><![CDATA[Inovasi tersebut bernama SAPA DISA (Sistem Antar Jemput Peserta Didik Disabilitas).]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://kabartoday.co"><strong>JAKARTA</strong></a> &#8211; Layanan bus sekolah antar-jemput gratis bagi peserta didik penyandang disabilitas yang dikembangkan Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta berhasil masuk dalam 10 besar nominasi Jakarta Innovation Award (JIA) 2026 yang diselenggarakan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi DKI Jakarta. Inovasi tersebut bernama SAPA DISA (Sistem Antar Jemput Peserta Didik Disabilitas).</p>
<p>SAPA DISA merupakan layanan Bus Sekolah Ramah Disabilitas yang menyediakan transportasi aman, nyaman, gratis, dan aksesibel bagi peserta didik penyandang disabilitas. Layanan menerapkan pola point-to-point, dengan menjemput peserta didik dari rumah atau titik yang disepakati bersama orang tua menuju sekolah, kemudian mengantarkannya kembali setelah kegiatan belajar selesai. Saat ini, layanan telah beroperasi secara berkelanjutan dengan melayani 9 Sekolah Luar Biasa (SLB) dan rata-rata sekitar 150 peserta didik setiap hari.</p>
<p>Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan, masuknya SAPA DISA dalam 10 besar JIA 2026 menjadi apresiasi sekaligus motivasi bagi Dishub untuk terus meningkatkan kualitas layanan transportasi bagi penyandang disabilitas.</p>
<p>“SAPA DISA lahir dari kebutuhan masyarakat. Ini bukan sekadar menyediakan bus, tetapi memastikan peserta didik penyandang disabilitas memiliki akses mobilitas yang aman dan nyaman untuk bersekolah,” kata Kadishub Budi, Selasa (18/8).</p>
<p>SAPA DISA didukung armada yang dilengkapi fasilitas aksesibilitas, seperti lift chair, sistem pengunci kursi roda (wheelchair restraint), guide block, handrail, lantai antiselip, tombol darurat, sabuk pengaman, CCTV, GPS, AC, serta sistem informasi visual dan audio. Bagi peserta didik, layanan tersebut tidak hanya membuat perjalanan lebih nyaman, tetapi juga membantu mereka tiba di sekolah tepat waktu.</p>
<p>“Rasanya senang, petugasnya baik, terus bisa naik bus sekolah bareng teman-teman dan aku jadi enggak telat lagi,” ujar Azka, siswa SLB Pembina Tingkat Nasional.</p>
<p>Bagi orang tua, layanan ini membantu meringankan kebutuhan transportasi sekaligus memberikan ketenangan karena anak mendapatkan layanan perjalanan yang teratur dan sesuai kebutuhan.</p>
<p>“Saya bisa menghemat biaya transportasi sekolah karena sekarang sudah menggunakan bus sekolah gratis,” ungkap Roro Shanti, orang tua siswi SLB D-DI YPAC Jakarta.</p>
<p>Manfaat tersebut juga dirasakan dari sisi sekolah. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SLB Pembina Tingkat Nasional Agus Budiyanto mengatakan layanan Bus Sekolah membantu peserta didik yang berdomisili jauh dari sekolah untuk tiba lebih cepat dan lebih siap mengikuti kegiatan belajar.</p>
<p>“Dengan adanya layanan bus sekolah, anak-anak kami yang berdomisili jauh dari sekolah dapat dilayani dan datang lebih cepat ke sekolah,” imbuh Agus.</p>
<p>Pelaksanaan SAPA DISA diperkuat melalui kolaborasi Dinas Perhubungan dengan Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Sekolah Luar Biasa, komunitas penyandang disabilitas, dan orang tua peserta didik. Budi mengatakan, manfaat yang dirasakan langsung oleh siswa, keluarga, dan sekolah menjadi bagian penting dari keberlanjutan inovasi tersebut.</p>
<p>Masuknya SAPA DISA dalam 10 besar JIA 2026 menjadi pengakuan atas inovasi pelayanan publik yang memberikan manfaat langsung dan berkelanjutan bagi masyarakat. Layanan ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menghadirkan sistem transportasi yang semakin inklusif serta mendukung terwujudnya Jakarta sebagai kota yang setara dan berkeadilan bagi seluruh anak.</p>
<p>“Kami ingin memastikan tidak ada anak yang tertinggal dalam mendapatkan pendidikan hanya karena keterbatasan akses transportasi,” tegas Kadishub Budi.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://multimedia.beritajakarta.id/photo/berita/2026/33e96b0c7d953536cdc03cf2053af802.jpg" medium="image"></media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
