<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kebakaran &#8211; Kabar Today</title>
	<atom:link href="https://kabartoday.co/tag/kebakaran/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabartoday.co</link>
	<description>Tegas dan Lugas</description>
	<lastBuildDate>Mon, 28 Sep 2026 22:22:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://kabartoday.co/go/wp-content/uploads/2026/08/cropped-logo-32x32.jpg</url>
	<title>Kebakaran &#8211; Kabar Today</title>
	<link>https://kabartoday.co</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Warga Dengar Ledakan Saat Kebakaran di Joglo</title>
		<link>https://kabartoday.co/warga-dengar-ledakan-saat-kebakaran-di-joglo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Sep 2026 22:22:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[Ledakan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabartoday.co/?p=103871</guid>

					<description><![CDATA[Kebakaran melanda sejumlah lapak di Jalan Gaharu, Gang Batako, Nomor 12, RT 12/RW 3, Kelurahan Joglo, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://kabartoday.com"><strong>JAKARTA</strong></a> &#8211; Seorang warga mengaku sempat mendengar ledakan dari sebuah tempat usaha mebel yang diduga sebagai sumber kebakaran di Jalan Gaharu, Gang Batako Nomor 12, RT 12/RW 3, Kelurahan Joglo, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat (Jakbar), Senin malam.</p>
<p>&#8220;Ada (ledakan) beberapa kali. (Bunyinya) Ya, lumayan kencang,&#8221; kata warga sekitar bernama Basir kepada wartawan di lokasi kebakaran, Jakarta Barat, Senin malam.</p>
<p>Dia menuturkan kebakaran yang melanda sejumlah bangunan lapak di area tersebut bersumber dari tempat usaha mebel itu.</p>
<p>&#8220;Ya, kayaknya, sih, dari situ, enggak tahu dari listrik atau apa (penyebab), tahunya dari (tempat mebel) situ aja pastinya,&#8221; tutur Basir.</p>
<p>Untungnya, kata dia, seluruh karyawan di tempat usaha mebel tersebut sedang tidak berada di lokasi, sehingga insiden tersebut tidak menimbulkan korban.</p>
<p>&#8220;Ada (karyawan), cuman ini lagi di luar kota. Lagi keluar semua yang pada kerjanya,&#8221; ungkap Basir.</p>
<p>Sebelumnya, kebakaran melanda sejumlah lapak di Jalan Gaharu, Gang Batako, Nomor 12, RT 12/RW 3, Kelurahan Joglo, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, Senin malam.</p>
<p>Kepala Seksi Operasi (Kasiops) Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Barat Syaiful Kahfi saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin, menyebutkan informasi kebakaran itu diterima oleh pihaknya pada pukul 19.53 WIB.</p>
<p>&#8220;Kita kerahkan pasukan ke lokasi. Pengerahan awal, ada delapan unit armada berkekuatan 40 personel,&#8221; ujar Syaiful.</p>
<p>Proses pemadaman kebakaran itu berlangsung cukup lama lantaran api telah melahap sejumlah lapak. Petugas pemadam pun terus ditambah ke lokasi, seiring kebakaran yang membesar.</p>
<p>Pada pengerahan akhir, Sudin Gulkarmat Jakbar kembali menerjunkan 11 unit armada dengan 54 personel.</p>
<p>&#8220;Sekitar pukul 20.17 WIB, api berhasil dilokalisasi,&#8221; imbuh Syaiful.</p>
<p>Sampai dengan saat ini, proses pemadaman masih berlangsung untuk memastikan titik-titik api di bawah reruntuhan benar-benar padam dan tidak kembali menyala.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://img.antaranews.com/cache/1200x800/2026/09/28/IMG_20260928_213923.v1.jpg.webp" medium="image"></media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kebakaran di Kebayoran Lama Hanguskan 18 Rumah</title>
		<link>https://kabartoday.co/kebakaran-di-kebayoran-lama-hanguskan-18-rumah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Sep 2026 00:02:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[Kebayoran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabartoday.co/?p=103761</guid>

					<description><![CDATA[150 jiwa terdampak dari kebakaran 18 rumah dan empat tempat usaha di Jalan Teuku Nyak Arif]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://kabartoday.co"><strong>JAKARTA</strong></a> &#8211; Sebanyak 150 jiwa terdampak dari kebakaran 18 rumah dan empat tempat usaha di Jalan Teuku Nyak Arif, RT 05/01, Kebayoran Lama Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.</p>
<p>&#8220;Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, 150 jiwa harus kehilangan tempat tinggal,&#8221; kata Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Selatan Asril Rizal dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.</p>
<p>Dia mengatakan pihaknya mendapatkan laporan dari warga mengenai kebakaran yang sudah membesar pada pukul 20.31 WIB melalui saluran telepon darurat.</p>
<p>Sebanyak 24 unit mobil pemadam kebakaran beserta 128 personel dikerahkan untuk memadamkan api yang membakar sekitar 18 rumah tinggal dan empat tempat usaha di atas lahan seluas 1.205 meter persegi itu.</p>
<p>Kemudian, pada pukul 21.20 WIB, api dapat dilokalisir oleh personel dan langsung dilakukan pendinginan pada pukul 21.33 WIB. Lalu, pada pukul 24.00 WIB, seluruh proses pemadaman dinyatakan selesai.</p>
<p>&#8220;Untuk penyebab kebakaran sendiri diduga dari korsleting listrik di salah satu rumah,&#8221; ungkap Asril.</p>
<p>Sementara itu, Ketua RT 05/01, Kebayoran Lama Utara, Nanang menyebutkan api berawal dari sebuah rumah kontrakan dan dengan cepat menjalar ke bangunan lainnya. Warga berusaha memadamkan api tersebut dengan menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), namun gagal.</p>
<p>&#8220;Api cepat sekali membesar, walaupun di lokasi tersebut masih ada rintikan air hujan. Untungnya, petugas segera melakukan pemadaman, sehingga api tidak menjalar ke bangunan gedung ataupun wilayah yang terpisah dengan gang,&#8221; tutur Nanang.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polisi Dalami Penyebab Kebakaran di Terminal NPCT1 Jakut</title>
		<link>https://kabartoday.co/polisi-dalami-penyebab-kebakaran-di-terminal-npct1-jakut/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Sep 2026 22:57:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Megapolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabartoday.co/?p=103711</guid>

					<description><![CDATA[New Priok Container Terminal One (NPCT1) memastikan tidak ada korban jiwa]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong> &#8211; Kepolisian Resor (Polres) Pelabuhan Tanjung Priok tengah mendalami penyebab kebakaran yang terjadi di Terminal New Priok Container Terminal One (NPCT1) Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara pada Senin (21/9) sore.</p>
<p>“Sejauh ini terdapat 51 isotank dan satu unit kontainer DG yang terbakar,” kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri, di Jakarta, Senin.</p>
<p>Pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak Laboratorium Forensik (Labfor) Polri untuk proses penyelidikan lebih lanjut.</p>
<p>“Untuk detail lebih lanjut dalam proses lidik,” kata dia lagi.</p>
<p>Ia menjelaskan lokasi kebakaran adalah Terminal NPCT1 tepatnya di Kade 820 Blok DG.</p>
<p>Menurut dia, dari keterangan saksi, api termonitor muncul sejak pukul 15.20 WIB dan berhasil dipadamkan pada pukul 16.45 WIB</p>
<p>“Proses pemadaman api melibatkan 14 unit mobil pemadam kebakaran dari Pelindo, NPCT1, dan Pemkot Jakut,” kata dia pula.</p>
<p>Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP AA Ngurah Made Pandu Prabawa mengatakan pihaknya telah mendatangi lokasi kejadian, tapi belum dapat masuk ke lokasi karena situasi masih panas.</p>
<p>“Kami sudah memasang garis polisi di lokasi tersebut dan ketika sudah dingin nantinya kami melakukan olah tempat kejadian perkara,” kata dia.</p>
<p>Sebelumnya, New Priok Container Terminal One (NPCT1) memastikan tidak ada korban jiwa dalam kebakaran yang terjadi di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Senin sore.</p>
<p>“Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut,” kata Corporate Planning Manager NPCT1 Christine Margaretha Manasseh, di Jakarta, Senin.</p>
<p>Ia mengatakan saat ini petugas melakukan tahap pendinginan lokasi yang terbakar, dan untuk pendinginan membutuhkan waktu satu jam lamanya.</p>
<p>“Pembaruan saat ini penanganan kebakaran sudah masuk tahap pendinginan yang dilakukan NPCT1 dengan pihak terkait,” kata dia pula.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://img.antaranews.com/cache/1200x800/2026/09/21/bf529f27-b52e-4b06-8571-bb496b1c89f9.jpeg.webp" medium="image"></media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Viral Anggota DPRD Mempawah Bakar Hutan Buka Lahan Sawit</title>
		<link>https://kabartoday.co/polisi-usut-anggota-dprd-mempawah-bakar-lahan-untuk-sawit/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Sep 2026 22:14:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Bakar Hutan]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Mempawah]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran Hutan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabartoday.co/?p=103701</guid>

					<description><![CDATA["Kita bakar sekalian, nanti kita tanam sawit baru di sini.."]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KALBAR</strong> &#8211; Polisi tengah menyelidiki video viral yang memperlihatkan seorang anggota DPRD Kabupaten Mempawah berinisial CNF tengah membakar lahan di Mempawah, Kalimantan Barat.</p>
<p>Dalam video yang beredar, CNF menyebut lahannya itu sebelumnya telah terbakar. Namun, ia kemudian kembali membakar lahan itu untuk selanjutnya ditanami sawit.</p>
<p>&#8220;Jadi ini teman aku lagi motong kayu untuk menbersihkan lahan yang kebakar kemarin, kita bakar sekalian, nanti kita tanam sawit baru di sini,&#8221; kata dia dalam video yang beredar.</p>
<p>Kapolres Mempawah AKBP Ade Chandra Capa Yanto mengatakan pihaknya masih mendalami peristiwa tersebut. Kata dia, pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).</p>
<p>Selain itu, Ade menyebut pihaknya juga telah memeriksa CNF dan saksi lain yang ada di dalam video itu untuk dimintai keterangan ihwal pembakaran tersebut.</p>
<p>&#8220;Informasi awal yang bersangkutan betul melakukan itu di lahannya yang sudah terbakar sebelumnya, jadi sisanya di bersihkan dan dibakar untuk buka lahan akan di tanami jagung dan sawit,&#8221; kata Ade saat dikonfirmasi, Senin (21/9).</p>
<p>Menurut Ade, pada hari ini tim laboratorium forensik (labfor) juga kembali melakukan olah TKP lanjutan. Kemudian, CNF rencananya juga akaan kembali dimintai keterangan.</p>
<p>Ade juga menyebut kasus tersebut juga telah ditingkatkan statusnya ke tahap penyidikan. Namun, Ade belum membeberkan soal dugaan tindak pidana dalam perkara ini.</p>
<p>&#8220;Saat ini sudah dinaikan ke status penyidikan,&#8221; ucap dia.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://cdn-jjmn.jawapos.com/images/4/2026/09/21/cuplikan-video-anggota-dprd-mempawah-inisial-c-sedang-membakar-lahan-untuk-menanam-sawit-viral-di-media-sosial-istimewa-F0SwK.webp" medium="image"></media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kebakaran Hanguskan 60 Rumah di Muara Angke</title>
		<link>https://kabartoday.co/kebakaran-hanguskan-60-rumah-di-muara-angke/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Aug 2026 05:29:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabartoday.co/?p=103244</guid>

					<description><![CDATA[Total ada 180 kepala keluarga dengan 720 jiwa yang terdampak kebakaran ini]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://kabartoday.co"><strong>JAKARTA</strong></a> &#8211; Kebakaran besar menghanguskan 60 rumah penduduk di kawasan Muara Angke, Jalan Dermaga Ujung, RW 22, Kelurahan Pluit, Jakarta Utara, pada Rabu (26/8) malam.</p>
<p>Polsek Sunda Kelapa, Polres Pelabuhan Tanjung Priok, saat ini terjun menyelidiki penyebab kebakaran di Muara Angke.</p>
<p>&#8220;Pagi ini, kami sudah di lokasi kejadian, melakukan pemeriksaan dan pemasangan garis polisi,&#8221; kata Kanit Reskrim Polsek Sunda Kelapa AKP Eri Suroto di Jakarta, Kamis (27/8).</p>
<p>Dia mengatakan petugas masih melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara insiden kebakaran yang membuat ratusan orang terdampak itu.</p>
<p>&#8220;Total ada 180 kepala keluarga dengan 720 jiwa yang terdampak kejadian ini,&#8221; ungkap Eri.</p>
<p>Dia menyebutkan sejauh ini, tidak ditemukan korban jiwa meninggal dunia dan hanya ada dua orang yang mengalami luka akibat kejadian tersebut.</p>
<p>&#8220;Kedua korban berinisial BH (54) yang luka di bagian lutut dan petugas Damkar berinisial TM (54) yang mengalami luka tusuk di bagian kaki, yang sudah dirujuk ke RS Atma Jaya Pluit,&#8221; tutur Eri.</p>
<p>Pihaknya pun melakukan identifikasi kejadian dengan melakukan olah tempat kejadian perkara, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi di lokasi.</p>
<p>&#8220;Kami berkoordinasi dengan Polres Pelabuhan Tanjung Priok untuk identifikasi dan olah tempat kejadian,&#8221; ujar Eri.</p>
<p>Petugas, kata dia, melakukan pengamanan lokasi kejadian dengan memasang garis polisi dan memberikan imbauan kepada masyarakat untuk menjauhi lokasi.</p>
<p>Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu mengatakan proses pemadaman berlangsung lebih dari lima jam dan pengondisian baru bisa rampung pada tengah malam.</p>
<p>&#8220;Api baru berhasil dipadamkan pada Kamis dini hari pukul 00.12 WIB,&#8221; kata Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu Gatot Sulaeman di Jakarta, Kamis.</p>
<p>Dia memaparkan proses pemadaman api dimulai pukul 18.54 WIB. Kebakaran itu kemudian dapat dipadamkan setelah selama lima jam petugas melakukan penanganan.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah, api berhasil padam dan kebakaran sudah dapat diatasi oleh petugas,&#8221; ungkap Gatot.</p>
<p>Dia menyebutkan objek yang terbakar itu seluas 2.400 meter persegi dan total terdapat 60 rumah yang hangus terbakar.</p>
<p>Menurut Gatot, terdapat sebanyak 180 kepala keluarga dengan 730 jiwa yang terdampak akibat kebakaran tersebut.</p>
<p>&#8220;Sejauh ini, ada dua orang yang mengalami luka akibat kejadian tersebut,&#8221; imbuh Gatot.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2026/08/26/kebakaran-terjadi-di-rumah-warga-di-jalan-dermaga-ujung-pluit-jakarta-utara-dokistimewa-1787752095492_169.jpeg?w=1200" medium="image"></media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kebakaran di PO Sinar Jaya Hanguskan 50 Bus</title>
		<link>https://kabartoday.co/kebakaran-di-po-sinar-jaya-hanguskan-50-bus/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 12:46:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[PO Sinar Jaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabartoday.co/?p=102895</guid>

					<description><![CDATA[Kebakaran besar melanda pangkalan PO Sinar Jaya hingga menghanguskan 50 bus di Jalan Jarakosta, Desa Sukadanau]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://kabartoday.co"><strong>CIKARANG</strong></a> &#8211; Kebakaran besar melanda pangkalan PO Sinar Jaya hingga menghanguskan 50 bus di Jalan Jarakosta, Desa Sukadanau, Cikarang Barat, Selasa (18/8) dini hari.</p>
<p>Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat mengerahkan sembilan armada dari sejumlah sektor untuk memadamkan api yang berkobar.</p>
<p>&#8220;Kebakaran berasal dari pangkalan mobil bus. Sebanyak 50 bus yang sudah tidak beroperasi dilaporkan terbakar dalam kejadian tersebut,&#8221; kata Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Bekasi Adeng Hudaya di Cikarang, Selasa.</p>
<p>Dia menjelaskan laporan insiden kebakaran diterima petugas pada Selasa (18/8) pukul 01.45 WIB yang langsung ditindaklanjuti dengan mengirimkan regu pemadam ke area kejadian. Petugas tiba di lokasi pukul 02.00 WIB dan bergegas memadamkan api.</p>
<p>Api melanda area pangkalan bus dengan luas 800 meter persegi. Banyaknya kendaraan yang berada di lokasi membuat api dengan cepat membesar dan mengancam bus-bus lain yang terparkir di area tersebut.</p>
<p>Berkat kesigapan petugas serta tambahan unit regu bantuan dari Mako Cibitung, Sektor Cikarang Selatan, Cikarang Utara, Sektor Pemda hingga Sektor Sukatani, api akhirnya berhasil dipadamkan meski tidak mampu menyelamatkan puluhan bus di lokasi kejadian.</p>
<p>Petugas melanjutkan penanganan dengan proses pendinginan guna memastikan api tidak kembali muncul. Hingga kini belum ada laporan resmi mengenai nilai kerugian material yang dialami akibat insiden tersebut.</p>
<p>Penyebab pasti kebakaran juga masih diselidiki. Petugas kepolisian sedang melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui sumber awal api.</p>
<p>&#8220;Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Nilai kerugian akibat kebakaran masih dalam proses pendataan. Polisi juga masih melakukan penyelidikan terkait penyebab insiden ini,&#8221; kata dia.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://asset.kompas.com/crops/elHG6L_T3AA24zjUziKINqcjqRM=/0x0:0x0/1200x800/data/photo/2026/08/18/6a83cf76d94cc.jpg" medium="image"></media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
