<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Malaria Arsip - Kabar Today</title>
	<atom:link href="https://kabartoday.co/tag/malaria/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabartoday.co/tag/malaria/</link>
	<description>Tegas dan Lugas</description>
	<lastBuildDate>Fri, 25 Sep 2026 00:28:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.2</generator>

<image>
	<url>https://kabartoday.co/go/wp-content/uploads/2026/08/cropped-logo-32x32.jpg</url>
	<title>Malaria Arsip - Kabar Today</title>
	<link>https://kabartoday.co/tag/malaria/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kasus Malaria di Aceh Jaya Kembali Merebak</title>
		<link>https://kabartoday.co/kasus-malaria-di-aceh-jaya-kembali-merebak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 00:28:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Malaria]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabartoday.co/?p=103830</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jumlah kasus malaria per 22 September sebanyak 76 kasus</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co/kasus-malaria-di-aceh-jaya-kembali-merebak/">Kasus Malaria di Aceh Jaya Kembali Merebak</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co">Kabar Today</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="https://kabartoday.co/kodam-iskandar-muda-gelar-pasar-murah-serentak-di-seluruh-aceh/">ACEH</a></strong> &#8211; Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Aceh Jaya melaporkan bahwa kasus penyakit malaria di daerah setempat kembali merebak, diduga karena banyaknya aktivitas masyarakat di lokasi penambangan emas rakyat sejak beberapa bulan terakhir.</p>
<p>&#8220;Jumlah kasus malaria per 22 September sebanyak 76 kasus, terus bertambah kalau kita bandingkan pada Mei hanya 30 dan Juli 56 kasus,&#8221; kata Kepala Dinas Kesehatan Aceh Jaya Ferdian di Aceh Jaya, Kamis.</p>
<p>Ferdian menyampaikan, kasus malaria ini terjadi melonjak akibat meningkatnya aktivitas warga di kawasan tambang emas di sejumlah kecamatan di Aceh Jaya.</p>
<p>Kebanyakan jenis malaria yang ditemukan saat ini, kata dia, adalah malaria knowlesi yaitu jenis penyakit malaria zoonosis (penularan dari hewan ke manusia) yang disebabkan oleh parasit.</p>
<p>&#8220;Jenis malaria ini menular dari hewan yang menyebar ke manusia, dan ini lokus nya kebanyakan dari area pertambangan di dalam <a href="https://kabartoday.co/polisi-usut-anggota-dprd-mempawah-bakar-lahan-untuk-sawit/">hutan</a>,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ia menjelaskan, untuk penanganan terhadap penyakit tersebut, pihaknya sudah memperkuat sosialisasi hingga membagikan kelambu kepada para penambang yang semakin hari meningkat.</p>
<p>Selain itu, pihaknya juga sudah duduk bersama melakukan koordinasi dan advokasi pemeliharaan eliminasi malaria di Aceh Jaya.</p>
<p>Ferdian menuturkan, hasil dari pertemuan tersebut juga diputuskan agar perangkat daerah memperketat pengawasan kesehatan di kawasan pertambangan.</p>
<p>&#8220;Tokoh masyarakat dan pemuka adat juga dilibatkan untuk memperkuat edukasi kepada masyarakat serta pekerja tambang,&#8221; katanya.</p>
<p>Dirinya menambahkan, sebagai tindak lanjut, pemerintah daerah menyepakati bahwa Dinas Kesehatan bersama unsur TNI/Polri segera melakukan skrining atau pemeriksaan darah secara massal di pintu masuk kawasan tambang.</p>
<p>Pemerintah juga meminta tokoh masyarakat menggerakkan gotong royong untuk membersihkan tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk serta memastikan para pekerja menggunakan kelambu sebagai perlindungan dari gigitan nyamuk penular malaria.</p>
<p>&#8220;Selain itu, pos kesehatan lapangan atau pos satelit darurat akan ditempatkan untuk mempercepat deteksi dini, pemeriksaan dan pengobatan terhadap pasien yang dinyatakan positif,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ia kembali menekankan bahwa penanganan malaria membutuhkan keterlibatan seluruh sektor, terutama karena aktivitas di kawasan tambang menjadi salah satu lokasi yang ditemukan terkait dengan klaster kasus.</p>
<p>&#8220;Kita dari Dinas Kesehatan berharap masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap kasus malaria ini,&#8221; demikian Ferdian.</p>
<p>Artikel <a href="https://kabartoday.co/kasus-malaria-di-aceh-jaya-kembali-merebak/">Kasus Malaria di Aceh Jaya Kembali Merebak</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabartoday.co">Kabar Today</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://nos.wjv-1.neo.id/rspi-assets-production/rspi-api/uploads/MTc0NDM0MTU3ODQ1NQ==.jpg" medium="image"></media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
